BOSSPULSA.COM Rotating Header Image

BossPulsa

Mickey Mouse Jadi Pahlawan Video Game

SAN FRANSISCO – Tokoh kartun buatan Walt Disney, Mickey Mouse, akhirnya memiliki debut video game di AS. Di video game terbaru, gamer dituntut untuk menaklukan musuh dengan karakter kartun tikus ini.

Dalam game tersebut, gamer dibawa untuk menelusuri sebuah dunia baru dan memainkan karakter kartun Disney yang selama ini terlupakan itu. Bermain di konsol Wii, gamer dimungkinkan untuk mendalami peran Mickey Mouse, ditantang untuk mengalahkan musuh dengan menggunakan kecerdasan, dibantu seperangkat cat dan thinner.

Selain itu, gamer juga diwajibkan untuk menyelamatkan teman-teman mereka dan membangun kembali pulau yang telah hancur berantakan.

Menurut sang pengembang, Warren Spector, dari Junction Point Studio, di game ini Mickey diberikan kekuatan untuk menghilangkan sebuah karakter, atau memperbaiki karakter tersebut untuk memenangkan pertarungan. Seluruh aksi yang dilakukan Mickey akan mempengaruhi jalannya permainan.

“Selama ini Mickey belum menjadi pahlawan yang selama ini ia inginkan,” ujar Spector, seperti dikutip melalui Straits Times, Selasa (30/11/2010).

“Namun hal itu akan segera berubah,” tambahnya, menerangkan mengenai karakter kartun yang muncul sejak awal 1928 itu.

Musuh Mickey dalam permainan ini termasuk ‘Oswald the Lucky Rabbit’. Permainan ini akan ditandai dengan waktu pertama kali Oswald muncul dalam sebuah cerita terbaru Disney sejak 1928.

Kemunculan game interaktif milik Disney ini bisa dibilang sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan para penggemar Nintendo Wii. Beberapa waktu belakangan, Nintendo mulai khawatir konsumen akan berpindah ke konsol lain yang berlomba-lomba memperkenalkan teknologi sensor gerak, seperti PlayStation Sony (PS) dengan Move dan Microsoft Xbox dengan Kinect. (srn)

Powered by WizardRSS | Best Membership Site Software

View original post here: Mickey Mouse Jadi Pahlawan Video Game

Directory Submitter

Pengguna Smartphone Lebih Setia Pada iPhone

TEMPO Interaktif, Jakarta – Larisnya sebuah ponsel di pasaran bukan hanya karena memiliki teknologi canggih dan platform terbaik. Merek ponsel ternyata juga menjadi pertimbangan terpenting untuk memutuskan apakah seorang konsumen akan membeli jenis smartphone tertentu atau tidak.

Sebuah jajak pendapat yang dilansir situs teknologi ZD Net menunjukkan loyalitas pengguna smartphone paling tidak bisa diprediksi. Alasannya, setiap telepon pintar memiliki keunggulan masing-masing dan tak lepas dari pabrik pembuatnya.

Dari survey ditemukan 56 persen pemilik smartphone di dunia akan berpikir ulang untuk membeli smartphone dengan merek yang sama untuk kedua kalinya. Hanya 25 persen dari pengguna ponsel pintar yang akan menjatuhkan pilihan untuk kedua kalinya pada merek ponsel yang sama.

Sementara Microsoft memiliki tingkat loyalitas pelanggan yang paling sedikit, yakni hanya 21 persen. Adapun RIM memiliki ‘penggemar’ produknya sebanyak 35 persen, ponsel Android 28 persen dan Nokia 24 persen.

Tahun depan diperkirakan posisi ini akan berubah seiring dengan hadirnya platform Android 2.3 alias Gingerbread. Tentunya Apple, Microsoft, Nokia dan RIM juga akan terus mengembangkan produknya demi meningkatkan loyalitas pengguna produk mereka.

ZDNet|Rini K

Powered by WizardRSS | Best Membership Site Software

Penjualan Windows Phone 7 Jeblok  

TEMPO Interaktif, Jakarta – Penjualan ponsel dengan platform Windows Phone 7 tak sesuai harapan. Menurut laporan sejumlah agen dan pengecer di Inggris, perbandingan tingkat penjualan antara ponsel Windows Phone 7 dengan ponsel Android adalah 1:15.

Dibandingkan dengan ponsel Nokia yang berbasis sistem operasi Symbian^3, ponsel Windows Phone 7 juga keok dengan rasio 3:1. Di tingkat pengecer, kebanyakan konsumen justeru mencari ponsel BlackBerry, Android HTC dan iPhone.

Situs teknologi gadgetvenue menyatakan data yang dilansir memang bukan laporan resmi dari distributor melainkan pengamatan langsung ke lini pemasaran paling bawah, yakni pengecer atau toko-toko elektronik. Adapun operator AT&T, layanan selular yang dibundling dengan ponsel tersebut mengindikasikan penjualan ponsel Windows Phone 7 berjalan dengan baik di Amerika Serikat.

Windows Phone 7 merupakan platform yang baru diluncurkan Microsoft Corp. Oktober lalu untuk sepuluh perangkat ponsel pintar. Perusahaan yang dipimpin Steve Ballmer itu menggandeng pabrikan ponsel HTC, pembuat ponsel asal Taiwan paling dikenal dengan handset Google Android.

HTC merilis lima ponsel yang berjalan dengan Windows Phone 7. Satu diantaranya adalah HTC 7 yaang hanya akan tersedia di Amerika Serikat saja. Adapun empat perangkat lainnya adalah HTC 7 Mozart, HTC 7 Trophy, HTC 7 Pro dan HTC HD7.

HTC HD7 memiliki fitur layar sentuh seluas 4,3 inci, memori hingga 16 Gigabita dan dibenamkan kamera lima megapiksel dengan kemampuan merekam video HD.

Pabrikan handset lainnya, LG juga merilis dua ponsel yang menggunakan Windows Phone 7. Smartphone itu adalah LG Optimus 7 dan Optimus 7Q. Dell juga meluncurkan Venue Pro, sementara Samsung merilis Omnia 7, sebuah perangkat dengan layar sentuh seluas 4 inci, display AMOLED dilengkapi kamera lima megapixel dengan HD recording.

Gadgetvenue|Rini K

Powered by WizardRSS | Best Membership Site Software

Internet Marketing Software

Lenovo Rilis Desktop Hemat Energi

TEMPO Interaktif, Jakarta – Lenovo meluncurkan sebuah desktop all in one alias deskbook hemat energi dan memangkas biaya listrik hingga Rp 450 ribu per tahun. ThinkCentre M70z merupakan komputer dengan desain yang kompak -Central Processing Unit (CPU) menyatu dengan layar monitor- sehingga 74 persen lebih hemat tempat ketimbang model desktop Personal Computer (PC) yang tempat CPU dan layarnya terpisah.

“Kami memberikan pilihan untuk desktop yang ramping dan ringkas,” kata Country General Manager, Key Account Business Unit Lenovo Indonesia, Sandy Lummy di Jakarta, hari ini.

ThinkCentre M70z dengan layar 19 inci ini, menurut Sandy, adalah “adik” dari desktop keluaran Lenovo sebelumnya, M90z dengan layar 23 inci yang pernah diperkenalkan pada Agustus tahun lalu. Menggunakan prosesor Intel dan sistem operasi Micorosft Windows 7, ThinkCentre M70z mengadopsi teknologi Windows Enhanced Experience (Windows EE) untuk sistem kerja lebih cepat dan aman.

Business Development and Technical Manager Lenovo, Azis Wonosari mengatakan Windows Enhanced Experience membuat komputer meja ini hanya membutuhkan waktu 33 detik untuk booting dan 8 detik untuk shut down. Daya listrik yang dibutuhkan juga lebih sedikit, rata-rata 150 watt, lebih irit hingga 130 watt ketimbang konsumsi listrik desktop pada umumnya. Bahan dasar komputer itu, lanjut Azis, 48 komponennya berasal dari limbah plastik yang didaur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.

Selain merilis deskbook, Lenovo juga memperkenalkan ThinkCentre M80, sebuah Personal Computer (PC) yang diklaim memiliki 81 persen kinerja lebih baik karena menggunakan prosesor Intel Core i, baik i2, i5 dan i7. CPU-nya hadir dalam dua model, tower dan small form factor. Untuk ThinkCentre M70z dan ThinkCentre 80, Lenovo membanderolnya dengan harga US$ 899 (sekitar Rp 8,4 juta) dan US$ 599 (sekitar Rp 5,6 juta).

Rini Kustiani

 

 

Powered by WizardRSS | Best Membership Site Software

Electronic Cigarette

Ditemukan Titik Sumber Panas di Atlantik

TEMPO Interaktif, Jakarta – Para ilmuwan dari Center for Marine Environmental Sciences and the Max Planck Institute for Marine Microbiology di Bremen, Jerman menemukan titik hidrotermal yang terletak sekitar 500 kilometer sebelah selatan-barat Azores.

Sumber panas ini berbentuk seperti cerobong asap setinggi satu meter yang mengeluarkan cairan dengan suhu lebih dari 300 derajat. Lubang sumber panas itu ditemukan pada kedalaman seribu meter di tengah Samudra Atlantik.

Para peneliti ini berhasil menemukan cerobong asap tersebut dengan menggunakan echosounder, sebuah alat yang memungkinkan pencitraan dalam lautan dari atas permukaan laut. Pada echosounder, lubang panas itu tampak seperti segumpal gelembung gas dalam kolom air.

Ternyata, di sekitar cerobong asap tersebut juga ditemukan lima titik lain yang juga mengeluarkan gelembung air panas. “Masih banyak lagi situs-situs aktif kecil ada di sepanjang Mid-Atlantic Ridge,” kata kepala penelitian Dr Nicole Dubilier. Beberapa titik diantaranya berada di luar zona vulkanik aktif dan menyebar di daerah-daerah yang sebelumnya tidak ada aktivitas hidrotermal.

Namun, Dubilier mengatakan, ada satu pertanyaan yang hingga kini belum terjawab. Pertanyaan itu adalah, mengapa sumber hidrotermal di daerah ini memancarkan begitu banyak zat metana, sebuah gas rumah kaca yang sangat kuat. Padahal, lanjut dia, di sekitar cerobong panas itu bisa tumbuh kerang laut dan bakteri simbiotik.

ScienceDaily|Rini K
 

 

 

Powered by WizardRSS | Full Text RSS Feeds

Internet Marketing Tools